Cara Konfigurasi ip address dan alias pada debian 7 di virtualbox.
Sedikit Sejarah terbentuknya ip alias dan kegunaannya :
IP aliasing mengasosiasikan lebih dari satu alamat IP ke antarmuka jaringan . Dengan ini, satu node di jaringan dapat memiliki beberapa koneksi ke jaringan, masing-masing melayani tujuan yang berbeda.
Di kernel Linux , ini pertama kali diimplementasikan oleh Juan José Ciarlante pada tahun 1995 . Pada Solaris ini disebut antarmuka jaringan logis dan pertama kali tersedia di Solaris 2.5 pada tahun 1995 . Ini juga telah dimungkinkan di Microsoft Windows NT sejak dirilis pada tahun 1995.
IP aliasing dapat digunakan untuk menyediakan banyak alamat jaringan pada satu antarmuka fisik. Ini menunjukkan menggunakan alamat IP versi 4 saja. Salah satu alasan untuk menggunakan ini adalah untuk membuat komputer terlihat seperti beberapa komputer, jadi misalnya Anda dapat memiliki satu server yang bertindak baik sebagai gateway (router) dan server DHCP dan DNS menggunakan 3 alamat IP yang berbeda.
Persiapan konfigurasi ip alias dan router di debian 7.
Bahan-bahan :
1. Laptop
2. Virtualbox
Cara konfigurasi ip alias dan router di debian 7 :
1. Buka aplikasi virtualbox, login di debian 7 setelah itu buka root terminal pada debian.
2. Setelah masuk di root terminal ketikan perintah Pico /etc/network/interfaces -> tekan enter.
Masukkan skrip dari perintah di atas
skrip :
# The local alias network interface
auto eth0:1
iface eth0:1 inet static
address 192.168.1.6
netmask 255.255.255.0
auto eth0:2
iface eth0:2 inet static
address 192.168.1.7
netmask 255.255.255.0
# The secondary network interface
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.5.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.5.0
broadcast 192.168.5.255
(Simpan dengan menekan ctrl+x terus y)
3. Jalankan perintah /etc/init.d/networking restart -> klik enter
4. Jalankan perintah Pico /etc/sysctl.conf -> klik enter. Hapus tanda # di depan net
ipv4.ip_forward=1 (Simpan dengan menekan ctrl+x terus y)
6. Jalankan perintah iptables -t nat -n -L -> klik enter. akan muncul tulisan seperti gambar di bawah
7. Jalankan perintah iptables-save > /etc/network/iptables.conf -> klik enter
8. Jalankan perintah echo "iptables-restore < /etc/network/iptables.conf" >> /etc/network/if-up.d/iptables.conf -> klik enter
9. Jalankan perintah pico /etc/network/if-up.d/iptables -> klik enter.
tambahkan skrip : #!/bin/sh (Simpan dengan menekan ctrl+x terus y)
10. Jalankan perintah chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables -> klik enter
11. Jalankan perintah Reboot pada saat menjalankan perintah ini kalaian jangan takut konfigurasi nya tidak akan hilang kok 😊
12. Jalankan perintah ifconfig | less -> klik enter. setelah itu gunakan keyboard arah bawah sampai ada tulisan END klik ctrl + z
13. Jalankan perintah iptables -t nat -n -L
-> klik enter. jika ada tulisan MASQUERADE all maka konfigurasi mu telah berhasil.
14. Selanjutnya power off debian -> buka pengaturan -> jaringan -> nyalakan adaptor 1 dan adaptor 2 ubah mode promiscuous menjadi ijinkan semau (Allow all)



15. Buka control panel pada windows client
Setting internet protocol version 4 (TCP/IPV4) seperti di gambar
16. Langakah terakhir kita cek dari cmd pada windows client.
Jika suda TTL makah konfigurasi ip alias dan router kalian berhasil.
Tunggu Tutorial selanjutnya teman-teman jangan lupa share tutorial ini kalau menurut kalian bermanfaat. terimakasih
wasalamualaikum wr.wb.















0 komentar:
Post a Comment